Kamis, 26 November 2009

MY POEM

ONE REASON

Rasanya tak ingin ku melupakannya
Rasanya tak ingin ku berpaling dari wajah tersenyumnya
Apa hanya rasa sesaat
Apa hanya rasa sepihak

Inilah kasih tak tersampai yang butuh kesabaran tak terduga waktu
Aku akan terus menunggu kasih yang akhirnya tersampai di hati ini
Aku akan tetap menjaga kesabaran tak tercapai waktu

Lalalala...
Lililili...
Kunyanyikan ungkapan kesenangan dari sebuah kesabaran rasa ini

Jreng...
Jreng...
Kualunkan musik dari paradigma diriku saat berbaur dengan sebuah alat musik yang bernada symphony

Akankah ku masih percaya akan roman-roman kebohongan tentang cinta sejati
Akankah ku mulai bermunajat di atas kesedihan cintaku
Pernah ku mencoba tuk merakyat akan kecewanya perasaan ini
Namun ku mementingkan ego dari dalamnya cinta yang mustahil berujung

Ku relakan pandangan mata yang terpancar berpindah arah
Tapi tolong...
Aku hanya meminta sebuah alasan,bukan sejumput ataupun berjuta

Hanya satu alasan...
Mengapa kau tak mau berbaur sapa dan bertegur pandangan denganku
yang sesungguhnya ku selalu menunggu
Menunggu akhirnya kau berbaring lembut di untaian serta hamparan cintaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar