Rabu, 09 Desember 2009

MY POEM

Tergores tinta merah dengan maksud hati yang marah
Tak akan ada sebuah tanya lagi akan perubahanmu
Mimpi-mimpi yang kubiarkan berdengung
Berikut janji-janji yang kubiarkan beralasan

Dengan tema cinta dan penghianatan
Dengan latar cinta dan kepedihan
Dengan pemeran cinta dan pengorbanan
Serta dengan judul cinta matiku

Entah apakah cintaku cinta mati atau bukan
Tapi satu hal yang pasti aku selalu membencimu
Meski rasa cinta sudah memberontak keluar dari selah-selah rasa simpati

Bagai tinta merah ini menjadi tanya-tanyamu
Dan akan ku persembahkan jawaban-jawaban itu

Bahwasanya aku berbohong dan berasa munafik kalau aku mengatakan
Aku membencimu diliputi rasa ingin membunuhmu
Aku tak pernah mencintaimu beserta rasa mendengki
Aku tak pernah menyayangimu meski ku tahu!!
Wajah ini terlihat lebih menyakitkan jika kau ingin lebih menelusurinya
Jauh di dalam hatiku ini berniat untuk berbohong selamanya
Mengingkar dan mendusta untuk selamanya
Dengan tujuan yang tak lain agar kau semakin membenciku

Dikala melihatku
Menengokiku
Memandangku
Dikala dirimu semakin larut akan rasa benci yang mengap-ngap keluar dari ucap kata
Semakin ingin pergi dariku
Dan tak akan pernah bertemu selamanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar