Aku ingin membunuhmu sekarang …
Karena diriku yang tak ingin melihat senyummu tanpa kehadiranku
Karena diriku yang ingin melihat dirimu sengsara dan sedih sepertiku
Aku menyadari ini semua …
Mungkin kau menyalahkan keadaan
Tapi aku menyalahkan diriku yang tak bisa menggenggam erat tanganmu,
Menjaga perasaanmu,
Dan menahan dirimu pergi bersama semuanya …
Aku ingin menggentayangi malammu …
Saat kau terlelap dalam mimpi burukmu
Pagimu …
Saat kau sibuk dengan kehidupan monoton
Siangmu …
Saat kau berpikir lelahnya hidup ini
Dan soremu …
Saat kau juga hatimu ingin lenyap dari bumi
Cium aku …
Peluk aku …
Dan menangislah untukku …
Karena aku bahagia juga senang kau meneteskan air matamu untukku
Akan kubuat jantungmu berhenti berdetak,
Saat kau katakan menyesal …
Akan kubuat wajahmu hancur berantakan,
Saat kau tampakan wajah penuh penyesalan …
Akan kubuat jiwamu berpisah dengan ragamu,
Saat kau ingin memelukku karena kau penuh dengan rasa sesal …
Akan kubuat hidupmu tak menyenangkan,
Saat kau ingin melupakan kesalahanmu padaku …
Aku hampir mati karean sikapmu
Aku hampir gila karena ulahmu
Aku hampir berputus asa karena perasaanmu
Aku hampir terjatuh karena ucapanmu
Tapi …
Itu semua tak akan pernah terjadi.
Karena diriku yang menyayangimu bagai darah juga warnanya
Bagai sebuah nama laut juga airnya
Bagai bulan juga pantulan yang diberikan matahari
ARIF ROHMAN - SOCIAL WORKER INDONESIA: MASYARAKAT: STRUKTUR SOSIAL
15 tahun yang lalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar