Bunga mawar tertutup bayangan kupu_kupu
Dengan masa depan seindah badai
Disertai kaum adam yang terlampau ego
Yang semarak membisikan cinta baru
Langit suram awan mendung
Itulah jawab dari bisikan_bisikan
Yang tak mau terluka untuk kesekian kali
Biarkan waktu mengubah diriku
Seperti yang mereka cintakan dan idamkan
Dengan hati yang busuk aku dilemma
Rasa ingin membalaskan dendam hati
Yang tak enak untuk diungkap
Namun aku juga tak mau melakukannya
Karena diriku yang telah mengalami betapa hancurnya impian ini
Ketika dicampakkan mereka
Dan aku tak ingin mereka merasakan yang sudah kurasakan
Setitik rasa dendam yang tersirat
Menorehkan dosa berkali lipat
Dengan pengampunan yang berganda
Serta teriakan hati kusebut dalam doa
Gumpalankasih bertajuk sayang
Melimpahi dirimu yang didambakabn
Sekantung ramuan cinta
Meracuni dirimu yang berselimut malam
Mimpi yang sama tersambung lurus dengan hati dan rasa
Dengan keyakinan bertabur pasti
Kebencian terungkap sumpah dengan tumbal pedihnya hati ini
Sempat tertulis dalam hari_hari
Canda tawa aku dan kau
Yang kini hanya tersisa sakit hati
Sempat ku telaah arti cinta kita
Benci,Dendam,Sakit,Kecewa,Pedih,dan Perih…
Namun tak selamanya seperti itu
Karena aku juga pernah menglami cinta yang bertajuk indah serta bahagia
ARIF ROHMAN - SOCIAL WORKER INDONESIA: MASYARAKAT: STRUKTUR SOSIAL
15 tahun yang lalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar